04 Mei 2026 /
583 Viewers

Perkuat Fasilitator Daerah, Perluas Jangkauan Pengimbasan Literasi

Morotai, 4 Mei 2026. Stimulant Institute melalui program KREASI menyelenggarakan Pelatihan Fasilitator Daerah bagi kelompok guru di Morotai Selatan, 4–8 Mei 2026. Kegiatan ini difasilitasi oleh dua (2) Pelatih Utama Daerah, Ulfa dan Kasmawati, yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan bersama Save the Children Indonesia. Melalui pelatihan ini, para Fasilitator Daerah dibekali penguatan pemahaman literasi dasar yang dapat langsung diterapkan di kelas. Mereka juga dipersiapkan untuk mengimbas pengetahuan kepada guru-guru di sekolah dampingan KREASI Morotai.

Pelatihan ini bukan sekadar pembekalan teknis. Dalam sesi pembukaan, Yeni Djelalu, Program Manager Stimulant Institute kantor Morotai, menyampaikan bahwa keberlanjutan program membutuhkan pengakuan resmi dari pemerintah daerah. Ia mengajak Ansar Tibu, Kepala Dinas Pendidikan Morotai, dan Mukmin Ali, Kepala Seksi Pendidikan Islam Kementerian Agama Morotai, untuk mendukung legalisasi Pelatih Utama Daerah dan Fasilitator Daerah melalui Surat Keputusan Bupati.

''…Penguatan kapasitas ini perlu dilegalkan agar dapat menjangkau lebih banyak sekolah. Dengan adanya SK, Pelatih Utama Daerah dan Fasilitator Daerah dapat bergerak lebih luas dalam mendampingi sekolah-sekolah di Morotai, tidak hanya sekolah dampingan KREASI Morotai. '' — Yeni Djelalu, Program Manager Stimulant Institute

Langkah ini dinilai penting agar dampak pelatihan tidak berhenti di sekolah dampingan saja, melainkan dapat menjangkau sekolah-sekolah lain yang belum mendapat pendampingan. Kepala Dinas Pendidikan Morotai, Ansar Tibu, menyambut baik ajakan tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap kolaborasi yang telah berjalan bersama Stimulant Institute.

''…Dengan adanya pendampingan ini, kami bersyukur kualitas pendidikan di Morotai terus mengalami peningkatan.''— Ansar Tibu, Kepala Dinas Pendidikan Morotai.

Pelatihan Fasilitator Daerah ini merupakan bagian dari sistem pendampingan guru yang telah dibangun oleh KREASI sejak program hadir di Morotai. Ke depan, para fasilitator yang telah dilatih diharapkan dapat berperan sebagai penghubung antara program dan praktik pembelajaran di lapangan. Di sisi lain, keberadaan Pelatih Utama dan Fasilitator Daerah menjadi modalitas penting bagi daerah dalam upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam praktik pendampingan dan pengimbasan di satuan pendidikan serta komunitas belajar. (PSI/ Red)